Rasanya duniaku hancur seketika setelah mendengar berita itu. Dia masih berhubungan dengan wanita itu, orang yang dia sukai tapi sayangnya sudah bertunangan. Dulu, ketikaaa mendengar beritanya, dia mengatakan itu hanyalah gosip belaka, aku percaya saja. Dan, yang lebih bodohnya, aku menumbuhkan bunga yang dulu telah kucabut sampai akarnya, hanya karena mendengar rayuan gombal darinya yaang mungkin sering dikatakan ke wanita lain. Kini, hatiku hancur berkeping-keping setelah mendengar cerita dari temanku, temanku sempat melihat chatingaan dia, dan ternyata dia sedang chatingan dengan wanita itu, isinya seperti orang yang sedang berpacaran. Kata temanku, mereka saling memanggil sayang. Entah, gimana bentuk hubungan mereka. Yang pasti aku harus segera mengubur lagi harap ini dan berusaha mengobati luka ini, yang tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama. Ah, apakah aku tidak pernah belajar?
Mata ini perih, setelah menangis tapi hati ini lebih perih lagi, bagaikan tersayat-sayat. Dasar kau ini memang lugu atau bodoh rin?
Pengikut
Sabtu, 11 Juni 2016
Senin, 06 Juni 2016
Mimpi
Hah....tadi malam, saya mimpi sedang jalan-jalan ke galunggung dengan teman-teman pesantren dulu. Barusan, pas tidur siang, saya mimpi bertemu dengan teman-teman di kelas PBA. Oh.... Allah, apakah aku begitu merindukan mereka? Saudari-saudariku yang selalu menyayangiku, insya Allah...bersama mereka, melaksanakan ajaranMu terasa begitu indah dan nikmat.
Dimanapun mereka berada, semoga selalu dalam lindunganMU YA RABB. Jika di dunia ini tak Kau takdirkan kami bertemu lagi, semoga kami bisa bersama-sama lagi di surgaMu kelak. Aaamiiin.
Barusan melihatnya, sebenarnya saya ingin meminimalisir pertemuan dengannya, untuk menetralisir perasaan. Karena, kalau melihat setiap hari pasti akan susah move on nya. Rasa ini selalu ada, kalau begini terus kapan bisa membuka hati untuk yang lain, sedangkan yang selalu di pikiran mungkin sedang memikirkan gadis lain. Kalaupun dia masih memikirkanku #pede bgt ya :D (walaupun itu kemungkinannya kecil), dia masih punya tanggung jawab lain yang harus didahulukan, karena dia tulang punggung keluarganya. Tentunya, membersamainya adalah prioritas kesekian.
Ya Allah....aku memohon petunjukMU
jika dia memang yang Engkau takdirkan untukku,
Mudahkanlah kami untuk segera membangun rumah tangga
Menjalin ikatan yang Engkau ridhoi untuk menuju surgaMU
Jika dia bukan takdirku, ikhlaskanlah segala rasa yang ada di hati
Semoga kami termasuk hambaMU yang selalu bersyukur
Minggu, 05 Juni 2016
Horeee....eh, alhamdulillah besok ramadhan. Semoga ramadhan tahun ini kita bisa mendulang pahala lebih banyak lagi, ibadahnya juga lebih maksimal lagi. Aamiiin (ya Allah...semogaa tahun ini, ramadhan terakhir single saya, semoga tahun depan saya menjalani puasa ramadhan dengan imam saya dan calon anak saya. Aaaaamiiiiiin) doain ya pemirsah, hehehe...#doanya tetep minta jodoh :p
Ps. Hari pertama ga bisa ikut coz ada tamu bulanan, hiks..
Sabtu, 04 Juni 2016
Jodoh
Jodoh. Kata itu selalu jadi momok bagi setiap orang, khususnya wanita. Apalagi kalau ia sudah berumur lebih seperempat abad, jika sudah berumur segitu dan belum juga ditakdirkan bertemu dengan jodohnya, kerisauan akan penantian panjang itu akan sering muncul. Ditambah pertanyaan orang-orang sekitar, rasanya ingin menangis dan berteriak sekencang-kencangnya 'jika manusia diberi kebebasan memilih waktu, setiap orang pasti memilih secepatnya'. Atau, memang sejatinya manusia diberi kebebasan tapi kitanya yang bebal tidak bisa membaca pertanda langit. Sekarang, saya sudah berumur 26 tahun dan alhamdulillah masih diberi kebebasan untuk berekspresi sendiri dulu. Sebenarnya, saya juga sedang dilanda kerisauan akan kapankah imam yang akan membimbing dunia akhirat saya datang menjemput. Ada yang datang menawarkan diri, tapi belum sreg di hati. Ada yang jadi dambaan jiwa sejak dulu, tapi tak kunjung jua bertamu. Entah sampai kapan hal ini akan terus terjadi. Jiwa dan hati saya sudah lelah, ingin ada tempat berbagi semua keluh kesah. Kadang saya bertanya-tanya, saya yang terlalu bebal atau.memang belum saatnya saja dan saya 'hanya' perlu bersabar sedikit lagi.
Ya Rabb.....semuanya telah Engkau gariskan, termasuk pendamping hidup saya. Hingga saatnya tiba, saya mohon kesabaran dan kekuatan jiwa. Hingga saatnya tiba, semoga saya bisa terus memperbaiki diri, menjadi pribadi yang lebih baik lagi, menjadi wanita yang cantik hatinya.
Ps. Catatan ini saya buat di tengah kegalauan menanti jodoh, ada yang menawarkan diri tapi tak sreg di hati, ada yang jadi dambaan jiwa tapi tak kunjung jua bertamu. Semoga nanti, ketika saya memutuskan bukan nafsu yang berbicara.
RAMADHAN
Hm.... Udah lama banget ya gak posting sesuatu, padahal banyak banget hal menarik yang pantas buat ditulis, sekalian buat kenang-kenangan juga. Tapi dasar kalau penyakit M alias malesnya udah keluar, ampun deh.....hehe
Sebagai pemanasan, saya mau posting yang ringan-ringan dulu aja :)
Ohya, bentar lagi bulan Ramadhan, dua hari lagi, so sebagai muslim yang baik (aamiiin :) ) kita harus menyambutnya dengan suka cita, karena banyak sekali keutamaan - keutamaan di dalamnya. Berbicara bulan Ramadhan, saya jadi teringat dulu sebelum Ramadhan saya selalu berdoa begini, "ya Allah...mudah-mudahan ini Ramadhan terakhir saya dilalui dalam kesendirian", hehe, keliatan banget ya jombo ngenes nya, eh engga ding, engga ngenes cuma nelangsa *eeh.. tapi ternyata tahun-tahun berlalu saya masih sendiri ;) kemudian saya merenung, mungkin ada yang 'kurang tepat' dengan doa saya, setelah dipikir2 mungkin mungkin niatnya ya, harusnya menjelang Ramadhan ini kita berdoa agar bisa menjalani puasa dengan baik dan benar agar nanti bisa kembali fitrah dan tentunya akan banyak sekali pahala yang didapat, dan pastinya akan banyak sekali bonus di dalamnya, mungkin salah satunya calon pendamping dunia akhirat kita :)
Menjelang Ramadhan ini, mari persiapkan fisik dan mental, agar bisa melaksanakan ibadah puasa dan ibadah lainnya dengan khusyu'.