Pengikut

Kamis, 07 Juli 2016

PART 2

02 Syawal 1437 H / 07 Juli 2016

Sekarang hari kedua lebaran, lebaran tahun ini kurang begitu ramai. Juga kurang konsen, karena lagi merindukan yang jauh disana,hehe. Oke, kita lanjut cerita part 2 nya ya....

2. 12 Juni 2016
Tepat sudah seminggu kami menjalani puasa, seharian ini kami melaksanakan tidur wajib, biar nanti malam ga ngantuk,hehe. Nanti kami akan melaksanakan 3 sidang sekaligus; sidang komisi, sidang pleno kemudian sidang paripurana. Ini menjadi pengalaman baru untukku. Karena, saya buta sama sekali terhadap semua ini. Semoga menjadi pengalaman yang berharga dan tentunya tidak memalukan :D
Sidang dimulai sekitar jam setengah sembilan, karena kami menunggu ustadz yang engga stand by di pondok. Kemudian, memilih ketua sidang dilanjut pembacaan tata tertib sidang yang berjalan cukup alot ketika membahas apakah peserta sidang boleh merokok atau tidak. Setelah pembacaan tata tertib selesai, sidang komisi dimulai. Sidang komisi adalah sidang antara sesama anggota komisi yang sama saja. Karena anggota tiap divisi masing-masing hanya dua orang saja, tentunya saya cuma berdua saja dengan dia. Itu tidaklah jadi masalah sebenarnya, yang jadi masalah tentunya orang-orang apalagi para senior dengan senang hati menggojloki kami. Akhirnya kami semua sibuk dengan divisi masing-masing, termasuk saya dan dia, walaupun kadang sesekali ada yang merecoki,hehe. Setelah saya dan dia selesai membahas program kerja bidang disiplin untuk satu tahun ke depan, dia membahas masalah kemarin siang tentang chatingan dia di fb yang membuat saya menangis itu. Sebenarnya dia agak emosi katanya, karena tahu siapa yang memberi tahu saya, dia gak ngerti apa tujuannya memberi tahu saya tentang hal itu, tadinya mau bikin status di fb tentang orang itu tapi gak jadi, akhirnya dia update status yang di part 1 saya bahas. Hm...ternyata benar itu untuk saya, tapi saya ga nanyain apa maksudnya,haha...takut galau lagi. Dia menjelaskan dia seperti itu kepada semua wanita, karena dia masih sendiri. Hmm...malam itu lumayan banyak hal yang kami obrolin di luar program kerja disiplin.
Setelah sidang komisi ditutup, kemudian sidang pleno dimulai. Sidang pleno adalah sidang yang membahas program-program kerja semua divisi yang tadi dibahah di sidang komisi, apakah layak dari segi tata bahasanya atau peraturan itu sendiri. Untuk divisi disiplin, dia yang membacakannya, walaupun dibantu sedikit-sedikit oleh saya karena ada beberapa tulisan yang kurang dengerti, padahal dia yang menulisnya. Ketika membacakan program-program disiplin, saya semakin merasa nyaman menatapnya. Sebenarnya, perasaan itu dimulai ketika tadi kami sidang pleno. Saya sedikit ngelamun, mungkin seperti ini ketika kami merencanakan program masa depan kami berdua,haha...apa sih? :p dia kelihatan berbeda dari biasanya, kelihatan you look so seriously ;) dan yang paling surprise saya ga merasa canggung sama sekali. Padahal biasanya melihatnya saja udah ngeper duluan,hehe. Apa sich yang aku pikirin :D fokus...fokus...nanti sakit hati lagi.
Setelah sidang pleno selesai, dilanjut dengan sidang paripurna. Sesuai namanya, ini sidang yang sempurna artinya tinggal ketok palu saja. Sidang ini selesai bertepatan dengan waktu sahur tiba. Selamat makan. Besok kita lanjut ceritanya di PART 3, juga raker terakhir di tahun ini. Tapi, ceritanya belum selesai walaupun rakernya sudah berakhir. Masih banyak part-part berikutnya :) just wait.....

Senin, 04 Juli 2016

PART 1

11 Juni 2016
Ah...udah lama ga ngepos ya. Dari pos yang terakhir kali banyak sekali yang terjadi, banyak juga kesibukan-kesibukan yang menyita waktu. Dan insya Allah ada kabar baik juga ;)
Kita cerita satu-satu ya...
1. Postingan terakhir saya cerita tentang rasa sakit hati karena dari cerita teman, dia chatingan sayang2an dg seseorang. Denger berita itu lagi raker hari pertama, kebayang kan gimana ga konsen nya saya waktu itu. Ngelamun terus sambil nahan nangis. Kemudian pas break shalat, saya nangis sejadi-jadinya di hamam. Stlah shalat, rakernya dilanjut smpai jam 1 siang, dsna juga d umumn kalo saya 1 divisi dg nya di bagian disiplin, huhft...mendengarnya saya semakin galau gimana mau nglupain dia kalau kita 1 divisi? Yang artinyaa kami akan sering berhubungan ngobrolin program-program kerja. Waktu itu, saya brdoa aja meminta yang terbaik. Setelah raker selesai dan kami kmbali ke kamar utk istrhat, saya ngchat dia, ttg masalah itu. Saya gak mau ada ganjalan, walaupun akhirnya g tau sprt apa. Dia mnjelaskan, kalau memang sifatnya sprt itu krna msh sndri, bkn k satu wanita aja tp k semuanya, saya ga membalasnya. Tapi Allah berkehendak lain, gak lama kemudian dia datang ke asrama krna ada yg mau mmbayar SPP, kbetulan dia dan temannya sdg chating d kantor. Stlah ortu yg bayaran pulang, dia mendatangi saya menjelaskan semuanya, saya hanya diam saja, ga bisa brkata apa2, ga tau kenapa tp saya tau kalo dia g bohong. Setelah kmbali k asrama saya buka fb, dan melihat dia update status, 
"Tak seperti apa yang kau kira...
Tetap teguh.
Yakin Allah punya rencana yang indah"
Saya ga mau geer itu status untuk saya, tapi waktunya serba kebetulan,hehe
Oke....waktunya istirahat, besok lanjut raker babak ke dua setelah tarawih sampai waktu sahur tiba.